Pengantar

Selesai

Di sebagian besar proyek aplikasi modern, database memainkan peran penting dalam memungkinkan penyimpanan, pengambilan, dan manajemen data yang efisien. Baik Anda menangkap input dari front-end berbasis web atau mengintegrasikan database ke dalam solusi yang lebih besar, pengodean sering kali diperlukan untuk membuat dan mengelola database ini. Sebagai pengembang, memahami seluk-beluk database sangat penting untuk membangun aplikasi yang kuat dan dapat diskalakan.

Dengan Azure SQL Database, pengembang dapat menggunakan kemampuan tingkat lanjut seperti keamanan bawaan, pengoptimalan performa, dan skalabilitas yang mulus. Teknologi ini juga mendukung inovasi terbaru dalam Microsoft Intelligent Data Platform, memastikan bahwa pengembang dapat memenuhi beragam kebutuhan aplikasi mereka, mulai dari pengembangan lokal hingga solusi berbasis cloud.

Dalam modul ini, Anda akan mempelajari tentang berbagai metode untuk mengembangkan dan mengotomatiskan penerbitan Azure SQL Database untuk tujuan pengembangan.

Tip

Sebelum melanjutkan, pastikan Anda telah menyelesaikan modul Mulai menggunakan Azure SQL Database untuk pengembangan aplikasi modern.

Menyederhanakan proses integrasi berkelanjutan (CI) dan penyebaran berkelanjutan (CD)

Termasuk pembuatan dan perubahan database sebagai bagian dari proses integrasi berkelanjutan (CI) dan penyebaran berkelanjutan (CD) menawarkan beberapa manfaat bagi pengembang.

  • Konsistensi dan keandalan: Mengotomatiskan pembuatan dan perubahan database memastikan bahwa setiap lingkungan (pengembangan, pengujian, penahapan, dan produksi) disiapkan secara konsisten. Ini mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan bahwa skema database dan data dapat diandalkan di semua lingkungan.

  • Siklus pengembangan yang lebih cepat: Dengan mengintegrasikan pembuatan database dan perubahan ke dalam alur CI/CD, pengembang dapat dengan cepat memutar lingkungan baru untuk pengujian dan pengembangan. Ini mempercepat proses pengembangan dan memungkinkan rilis yang lebih sering.

  • Kolaborasi yang ditingkatkan: Dengan pembuatan database dan perubahan otomatis, tim dapat bekerja lebih kolaboratif. Pengembang, penguji, dan tim operasi semuanya dapat bekerja dengan penyiapan database yang sama, yang mengarah ke komunikasi yang lebih baik dan lebih sedikit kesalahpahaman.

  • Kontrol versi: Dengan kontrol versi skema database, setiap perubahan pada database dapat dilacak, ditinjau, dan digulung balik jika perlu, memberikan riwayat perubahan database yang jelas.

  • Pengujian berkelanjutan: Setiap kali perubahan dilakukan pada basis kode, alur CI/CD dapat secara otomatis membuat database baru, menjalankan pengujian, dan memastikan bahwa semuanya berfungsi seperti yang diharapkan sebelum menyebarkan ke produksi.

  • Skalabilitas: Mengotomatiskan pembuatan dan perubahan database memudahkan untuk menskalakan aplikasi. Seiring berkembangnya aplikasi, database baru dapat dibuat secara otomatis untuk menangani peningkatan beban, memastikan bahwa aplikasi tetap berkinerja.

Manfaat ini secara kolektif menyebabkan proses pengembangan yang lebih efisien, perangkat lunak berkualitas lebih tinggi, dan waktu pengiriman yang lebih cepat.